Minggu, 24 Mei 2026

Ayahanda Ketua Ormas Sakera Banyuwangi Meninggal Dunia

Banyuwangi, Dialektika.my.id – Kabar duka kembali menyelimuti masyarakat Banyuwangi, khususnya keluarga besar Ormas Sakera Banyuwangi. Sukarso bin Ahmad, ayahanda dari Ketua Ormas Sakera Banyuwangi, Nurul Amin, dikabarkan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (24/5/2026).
 
Almarhum diketahui meninggal dunia usai melaksanakan sholat Maghrib tepat pukul 18.00 WIB. Informasi kepergian tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan pengurus ormas.
 
“Iya betul. Barusan saya cek ke Ketua Ormas Sakera Banyuwangi langsung, ternyata informasi tersebut betul. Nurul mengatakan, bahwa ayahanda beliau meninggal habis sholat Maghrib pukul 18.00 WIB. Almarhum langsung dimakamkan di TPU belakang SD Al-Irsyad,” ungkap Selamet Solichin yang akrab disapa Mbah Semar.
 
Lebih lanjut, Mbah Semar menuturkan bahwa almarhum tidak memiliki riwayat sakit berat sebelum wafat. Kondisi fisik almarhum diketahui sehat hingga menjelang waktu sholat Maghrib tiba.
 
“Beliau tidak sakit sama sekali. Sebelum meninggal, beliau melaksanakan sholat Maghrib, setelah itu beliau sudah tak bernafas,” jelasnya.
 
Mbah Semar, yang juga menjabat sebagai Pimpinan Umum Media Online dan anggota Ormas Sakera Banyuwangi, turut menyampaikan duka cita mendalam mewakili seluruh keluarga besar PT Cahaya Pers Group dan seluruh kader Ormas Sakera Banyuwangi.
 
Ia menyadari bahwa momen kepergian sang ayah menjadi ujian berat bagi Nurul Amin yang saat ini sedang memimpin organisasi tersebut.
 
“Yang pertama pastinya kami dari keluarga besar PT Cahaya Pers Group, dan tentu kita semua anggota Ormas Sakera Banyuwangi, berduka atas meninggalnya almarhum Ayahanda Ketua Ormas Sakera Banyuwangi. Harapan kami khususnya untuk Nurul Amin, semoga senantiasa tabah, kuat, sehat, dan sabar menerima musibah yang menimpa ini,” ujar Mbah Semar.
 
Tak hanya mendoakan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan, Mbah Semar juga memohon agar almarhum diterima segala amal ibadahnya di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
 
“Kami berdoa semoga almarhum meninggal dengan husnul khatimah. Amin. Kita sebagai hamba Allah memang tidak tahu kapan akan dipanggil, namun semua pasti akan menemui ajalnya. Semoga kepergian ini menjadi yang terbaik dan keluarga diberi ketabahan,” pungkasnya.

Sumber: Tim
Editor: Redaksi Dialektika.my.id
Share:

0 comments:

Posting Komentar