Senin, 20 November 2023

Perhutani Banyuwangi Selatan serahkan dana bantuan TJSL Rp. 80 juta untuk pengembangan sarana prasarana pendidikan di Banyuwangi.

Banyuwangi, Dialektika.my.id - Sebagai bentuk dukungan dan suksesi program pemerintah untuk turut memberikan kemanfaatan bagi ekonomi sosial lingkungan serta hukum dan tata kelola masyarakat Perum Perhutani melalui Perhutani kesatuan pemangku hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menyalurkan dana bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp.80 juta pada pengembangan sarana prasarana pendidikan pada wilayah KPH Banyuwangi Selatan di lokasi yayasan penerima dana bantuan pada senin 20 November 2023.

Kegiatan penyerahan bantuan dana ini merupakan implementasi dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Badan Usaha Milik Negara yang merupakan komitmen dan Bakti BUMN terhadap pembangunan yang berkelanjutan sebagaimana yang telah diamanahkan pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-01/MBU/03/2023 tentang penugasan khusus dan program tanggung jawab sosial dan lingkungan Badan Usaha Milik Negara. 

Pemberian dana bantuan TJSL pada empat Yayasan penerima yakni Yayasan Ponpes Al Fatah Desa Grajakan, Yayasan Daar Al Mustofa (Ponpes) desa karangdoro, Yayasan Pesantren Darul Hidayah Desa Temurejo dan Yayasan Cendekia AlHidayah Desa Kebondalem masing-masing menerima Rp. 20 juta untuk pengembangan sarana-prasarana pendidikan yakni pembangunan gedung baru yang diserahkan langsung oleh wakil Administratur/KSKPH Banyuwangi Selatan Giman yang disaksikan oleh tokoh agama setempat. 

Dalam Penyerahan Dana Bantuan itu Giman Selaku wakil administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan mengatakan, "Kegiatan penyerahan bantuan dana ini merupakan implementasi dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan TJSL Badan Usaha Milik Negara. Kegiatan pemberian dana bantuan TJSL salah satu tujuannya memberikan kemanfaatan bagi pembangunan sarana pendidikan, ekonomi, sosial lingkungan serta pembangunan hukum dan tata kelola bagi perusahaan untuk masyarakat/lingkungan sekitar perusahaan. Kami berharap kerjasama dan sinerginya yang terjalin baik selama ini dipertahankan dan ditingkatkan. Semoga bantuan TJSL dapat bermanfaat dan membawa berkah serta kenyamanan guru dan santri/siswa dalam proses belajar mengajar pada pondok pesantren/Madrasah, Karena Perhutani peduli dengan pendidikan sekitar hutan dan upaya dukung program pemerintah turut mencerdaskan bangsa." Ucap Waka ADM. 

Kegiatan pemberian dana bantuan TJSL salah satu tujuannya memberikan kemanfaatan bagi pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, pembangunan lingkungan serta pembangunan hukum dan tata kelola bagi perusahaan untuk masyarakat/lingkungan sekitar perusahaan. Dan juga hal ini merupakan bentuk rajut kebersamaan dan sinergitas diharapkan tetap terjaga terpelihara dan dapat melancarkan pendidikan masyarakat serta perusahaan dalam kegiatan belajar mengajar di pesantren dan madrasah. 


Sementara itu Ketua Yayasan Ponpes Al Falah, Imam Nahrowi dan juga ketua Yayasan Pesantren Nurul Hidayah, Joko Sutrisno juga mengatakan hal yang Senada, kami atas nama Yayasan ponpes/pesantren menyampaikan Terima kasih atas Sinergi, kerjasama dan kontribusinya penyaluran dana bantuan TJSL Sosial kemasyarakat dan ini sangat berarti bagi kami untuk pengembangan sarana-prasarana pendidikan yakni pembangunan gedung/ruang baru yang kami kelola guna kelancaran aktivitas belajar dan kami akan memanfaatkan secara optimal untuk kenyamanan santri/siswa dan guru dalam proses belajar mengajar yang secara tak langsung Perhutani peduli dunia pendidikan dan turut mendukung tujuan negara yakni ikut mencerdaskan bangsa. Dan Kami berkomitmen turut menjaga kelestarian hutan, lingkungan dan kondusifitas sekitar hutan agar tetap Lestari. 

Kegiatan penyaluran bantuan dana TJSL ini adalah kegiatan rutin setiap tahun karena merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan bagi BUMN. untuk tahun 2023 ini telah diserahkan dana bantuan TJSL sampai dengan tanggal 20 November 2023 sebesar Rp. 375 juta dengan rincian:
1. Bantuan TJSL DPN batch I Rp. 75 juta untuk pengembangan prasarana Tempat pendidikan (pondok pesantren) dan pembangunan infrastruktur pada kegiatan pembangunan saluran air di desa Kalibaru Wetan dan desa kebonrejo Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi. 
2. Bantuan TJSL DPN batch II Rp. 50 juta untuk pembangunan tebing penahan tanah di Dusun terongan Desa Kebonrejo Kecamatan Kalibaru Banyuwangi. 
3.Bantuan TJSL DPN batch III Rp. 100 juta untuk pengembangan prasarana Pendidikan Al Ghazzali Desa kajarharjo dan pembangunan pavingisasi jalan di Desa Kalibaru Kulon. 
4. Bantuan TJSL Rp. 20 juta untuk pengembangan prasarana pendidikan pada TK Tunas Rimba benculuk. 
5.Bantuan TJSL DPN batch III Rp. 50 juta, untuk pengembangan prasarana ibadah pada Masjid Nurul Falah Desa Kalibaru Wetan. 
6.Bantuan TJSL Rp. 80 juta untuk pengembangan sarana prasarana pendidikan pada 4 lembaga pendidikan dari Yayasan Ponpes.

Pada kesempatan yang sama Pengasuh Ponpes Daar Al Mustofa, KH. Masykur dan ketua Yayasan Cendekia Al Hidayah, Moh. Kamdani juga menyampaikan hal serupa, kami sampaikan terima kasih pada Perhutani atas bantuannya, ini sangat berarti bagi kami untuk pengembangan sarana-prasarana pendidikan yakni pembangunan gedung/ruang baru guna kelancaran aktivitas belajar dan hal ini wujud Perhutani peduli akan pendidikan masyarakat sekitar dan turut mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. dan kami beserta santri/siswa siap turut menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sekitar agar tetap Lestari. semoga Perhutani kedepan tetap eksis, sejahtera dan lestari.

Pras
Share:

0 comments:

Posting Komentar