Kamis, 02 Oktober 2025

Polri Perkuat Strategi Penanggulangan Narkoba Lewat Kajian Riset Mendalam


Jakarta, Dialektika.my.id - 2 Oktober 2025 – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menegaskan tekadnya dalam melindungi generasi muda Indonesia dari bahaya narkoba. Komitmen ini tercermin dalam gelaran Seminar Hasil Penelitian bertajuk "Menyelamatkan Generasi Emas – Peran Polri dalam Menanggulangi Kejahatan Narkoba Tahun 2025", yang diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari riset yang dilaksanakan di 11 wilayah Polda.


Dalam sambutannya, Kepala Puslitbang Polri Brigjen Pol F. X. Surya Kumara menyoroti urgensi peran kepolisian dalam menghadapi kejahatan narkotika, yang digolongkan sebagai extraordinary crime karena dampak multidimensionalnya.


> "Penelitian ini merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dilaksanakan, mengingat kejahatan narkoba merupakan tindakan melanggar hukum dengan dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang sangat besar. Polri memiliki peran strategis dalam menanggulangi kejahatan ini melalui fungsi preemtif, preventif, dan represif," tegas Brigjen Surya Kumara.




Ia juga menekankan peran Puslitbang dalam mendukung transformasi Polri menuju institusi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), melalui kajian berbasis data dan bukti lapangan.


Riset ini dilaksanakan antara 14 Juli hingga 28 Agustus 2025, melibatkan partisipasi dari sebelas Kepolisian Daerah, yakni: Polda Aceh, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, DIY, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Papua Barat Daya, dan Nusa Tenggara Barat.


Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Surya Kumara juga menjelaskan enam prioritas utama Polri dalam memerangi peredaran narkoba, meliputi:


Menjaga stabilitas kamtibmas;


Melindungi masyarakat dari bahaya narkotika;


Memberantas jaringan sindikat narkoba secara tegas;


Menggalakkan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan;


Mendukung proses rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan;


Mencegah masuknya narkoba dari luar negeri.



> "Tingginya ancaman narkoba sangat berpotensi merusak generasi muda, meningkatkan angka kriminalitas, dan merusak tatanan moral serta sosial. Oleh karena itu, penanggulangannya menjadi sangat penting," ungkapnya.




Seminar ini diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, dan menyempurnakan temuan riset demi memperkuat upaya Polri dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba secara menyeluruh.


Sumber: humas

Editor: budi


Share:

0 comments:

Posting Komentar