Rabu, 01 Oktober 2025

Polda Jatim Dampingi Korban Selamat Ponpes Al-Khoziny dengan Trauma Healing di RS Delta Surya



SIDOARJO, Dialektika.my.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) mengadakan kegiatan trauma healing bagi para santri yang selamat serta keluarga korban insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Psikologi Ro SDM Polda Jatim, AKBP Dr. Mochammad Mujib, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Ia bersama tim psikolog dari Polresta Sidoarjo serta perwakilan dari Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) memberikan pendampingan intensif kepada empat santri korban selamat yang kini dirawat di Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo. Mereka adalah MM (15), NK (16), MY (16), dan BU (14).


"Pendampingan juga kami berikan kepada keluarga korban yang tengah berada di rumah sakit," ujar AKBP M. Mujib.


Dalam proses pemulihan tersebut, tim psikologi fokus mendengarkan cerita para korban, memvalidasi emosi mereka, serta membantu membangun kembali motivasi dan harapan agar mereka mampu menghadapi dampak psikologis dari kejadian traumatis ini.


Selain itu, edukasi diberikan kepada keluarga korban agar mereka dapat menjadi sumber dukungan moral yang efektif di tengah masa pemulihan anak-anak mereka.


> “Melalui pendampingan ini, para korban mampu mengungkapkan rasa takut dan cemas, serta tumbuh kesadaran bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini. Ada banyak pihak yang peduli dan siap membantu,” jelas AKBP Mujib.




Dari hasil sesi pendampingan, tampak perkembangan positif pada kondisi emosional korban dan keluarga, seperti peningkatan semangat, rasa percaya diri, dan komunikasi yang lebih terbuka antaranggota keluarga.


Sebagai tindak lanjut, Polda Jatim akan melanjutkan pendampingan secara berkala untuk memastikan pemulihan psikologis para korban berjalan optimal.


Sementara itu, di lokasi berbeda, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk hadir membantu masyarakat, khususnya mereka yang terdampak musibah.


> "Kita bantu agar segera pulih secara fisik maupun mental, serta bisa kembali menjalani aktivitas dengan penuh semangat," kata Kombes Abast.




Ia menambahkan, hingga saat ini, personel gabungan dari Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo masih disiagakan penuh secara bergilir selama 24 jam untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian. (*)



Sumber: Humas

Editor: Budi



Share:

0 comments:

Posting Komentar