Pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata pengakuan atas kerja keras petugas yang berhasil menjaga integritas dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Langkah ini juga menjadi motivasi agar seluruh staf terus menjaga profesionalisme dalam bertugas.
Dalam kesempatannya, Solichin menegaskan bahwa tantangan di lingkungan lapas semakin kompleks dan beragam. Oleh karena itu, sinergi dan kewaspadaan maksimal menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya barang haram.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras, ketelitian, dan komitmen rekan-rekan petugas di lapangan. Saya berharap penghargaan ini bisa menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Solichin.
Keempat pegawai yang menerima penghargaan dinilai memiliki ketelitian luar biasa dalam melakukan pemeriksaan. Mereka berhasil mendeteksi indikasi pelanggaran sejak dini dan mengambil tindakan cepat sesuai prosedur, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sebelum terjadi.
Solichin juga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disiplin serta kerja sama tim yang solid. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia demi pelayanan yang lebih baik.
Melalui momentum ini, Lapas Banyuwangi berharap budaya integritas dan profesionalitas semakin mengakar. Hal ini sejalan dengan visi menciptakan sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk turut mendukung keamanan di lingkungan lapas dengan tidak mencoba melakukan pelanggaran hukum atau menyelundupkan barang terlarang.
Sumber: Tim
Editor: Redaksi Dialektika.my.id






0 comments:
Posting Komentar